Loading...

Laporan Dewan Komisaris

Jonatha Sofjan Hidajat

Komisaris Utama

"Di tahun 2024, Sido Muncul mencatatkan nilai pendapatan sejumlah Rp3,92 triliun, meningkat sebesar 10% jika dibandingkan perolehan pendapatan di tahun 2023 sejumlah Rp3,57 triliun."

Pemegang Saham dan Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mencapai kinerja yang baik di tahun 2024 dan mampu menjaga kinerja operasional serta kinerja keuangan yang tumbuh positif.

Melalui laporan ini, Dewan Komisaris menyampaikan informasi terkait kondisi terkini Perseroan. Laporan ini sebagai pemenuhan tanggung jawab Dewan Komisaris kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan Perseroan. Dewan Komisaris berharap, kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan dapat mengetahui dan memahami kondisi Perseroan selama tahun 2024.

PANDANGAN ATAS KONDISI EKSTERNAL

Secara umum kondisi ekonomi pada tahun 2024 tidak lebih baik dari tahun 2023, namun sektor industri Perseroan mampu mempertahankan kondisi stabil. International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global berada diangka 3,2% untuk tahun 2024, dengan tingkat inflasi yang masih tinggi diangka 5,8% dan diperkirakan akan turun menjadi 4,2% pada tahun 20251. Kondisi ketidakstabilan perekonomian global dipengaruhi oleh faktor kebijakan moneter dan fiskal yang masih ketat. Dalam hal ini, kebijakan tersebut mempengaruhi naiknya suku bunga bank dunia.

Selain itu, gejolak geopolitik di beberapa negara masih memicu terjadinya volatilitas pada pasar keuangan, dan fluktuasi perdagangan dunia. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada sektor energi, namun hampir seluruh sektor terdampak. Selain itu, cuaca ekstrem yang melanda beberapa negara maju di belahan dunia juga memberikan pengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan global di tahun 2024.

Kondisi perekonomian global tidak terlalu memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia berada di angka 5,03% pada tahun 20242. Kondisi ini disebabkan oleh tumbuhnya berbagai sektor usaha dan diikuti dengan meningkatnya konsumsi Masyarakat. Selain itu, Pemerintah Tengah melakukan perbaikan pada investasi dan memperkuat hilirisasi industri. Lebih lanjut, Bank Indonesia (BI) mampu menurunkan BI-Rate sebesar 25bps menjadi 6,00%3. Sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin kuat dan solid.

PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI

Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi bersama Manajemen memberikan kinerja terbaik untuk membawa pertumbuhan pada Sido Muncul. Di tahun 2024, Direksi telah menyusun strategi dan kebijakan strategis, dan diimplementasikan dengan baik. Berbagai kebijakan dijalankan dengan tepat dan sejalan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Direksi mampu mengelola operasional dan keuangan Perseroan dengan baik, mempertahankan pertumbuhan positif pada operasional dengan munculnya berbagai produk baru, hingga meningkatnya pendapatan dan laba usaha di tahun 2024. Kinerja keuangan Perseroan di tahun 2024 mengalami peningkatan jika dibanding pada tahun 2023. Hal ini tercermin dari adanya peningkatan pada laba Perseroan yang dipicu oleh peningkatan pendapatan dan penurunan pada biaya operasional.

Pada tahun 2024 Sido Muncul meluncurkan Produk baru, yakni Sido Muncul Herbal Calci Bone, Sido Muncul Herbal Grape Seed + Vit C, Sido Muncul Vit C Muscat, Sido Muncul Natural Male Balance, SM Herbal Jinten Hitam, Vitamin C 500 mg, dan Tolak Angin Batuk, Sido Muncul Natural Tolak Linu dan Tentrem White Coffee Less Sugar. Selain itu, Perseroan kembali memperoleh berbagai penghargaan yang diperoleh dari berbagai pihak atas pencapaian Sido Muncul di tahun 2024.

Di tahun 2024, Sido Muncul mencatatkan nilai pendapatan sejumlah Rp3,92 triliun, meningkat sebesar 10% jika dibandingkan perolehan pendapatan di tahun 2023 sejumlah Rp3,57 triliun. Nilai pendapatan mencapai target yang ditentukan RKAP atau 100% terhadap target. Kontribusi pendapatan diperoleh dari segmen jamu herbal dan suplemen sebesar Rp2,49 triliun, segmen makanan dan minuman sebesar Rp1,3 triliun, dan segmen farmasi sebesar Rp127,46 miliar.

Dari perolehan pendapatan di tahun 2024, Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sejumlah Rp1,17 triliun. Laba bersih naik sebesar 23% dari tahun sebelumnya sejumlah Rp950,65 miliar. Laba bersih mencapai target sebesar 112% dari RKAP tahun 2024.

Dengan demikian, hingga 31 Desember 2024, Sido Muncul mencatatkan nilai aset sebesar Rp3,94. triliun, liabilitas sebesar Rp451,78 miliar, dan ekuitas sebesar Rp3,49 triliun. Nilai total aset mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan total aset di tahun 2023 yang mencapai Rp3,89 triliun.

Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menjalankan pengelolaan bisnis dengan baik, sehingga memperoleh pertumbuhan positif pada aspek operasional dan keuangan Perseroan.

PENGAWASAN DALAM PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI PERUSAHAAN

Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris menjalankan fungsi melalui peran pengawasan dengan baik atas kinerja yang dilakukan Direksi dalam hal operasional dan keuangan. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dijalankan berdasarkan rencana kerja yang disusun dengan baik dan pelaksanaannya mengacu pada prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance/GG) dan berkelanjutan.

Implementasi peran pengawasan yang dilakukan Dewan Komisaris dijalankan sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditentukan Perseroan. Dengan demikian, Direksi dan jajarannya diharapkan menjalankan operasional Sido Muncul sesuai dengan langkah strategis yang telah ditentukan.

Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dengan memberikan nasihat dan masukan kepada Direksi atas pelaksanaan operasional yang dijalankan. Dewan Komisaris senantiasa untuk memastikan bahwa pelaksanaan tugas Direksi telah sesuai dengan rencana yang telah disusun dan disepakati. Dewan Komisaris juga memastikan agar Direksi mampu mencapai target-target sesuai rencana kerja Sido Muncul di tahun 2024.

Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi beserta jajarannya memiliki kemampuan dalam menjalankan operasional Sido Muncul dengan baik. Direksi telah melakukan sinergi dengan berbagai pihak internal dan eksternal Perseroan, termasuk di dalamnya para pemangku kepentingan.

FREKUENSI PEMBERIAN NASIHAT

Implementasi peran pengawasan Dewan Komisaris dilakukan dengan melakukan koordinasi efektif dengan Direksi Perseroan. Dewan Komisaris melakukan rapat rutin dengan Direksi setiap bulan atau sebanyak 12 kali dalam tahun 2024. Upaya ini dilakukan agar Dewan Komisaris mengetahui perkembangan yang terjadi pada Sido Muncul di setiap bulannya.

Dalam pertemuan dengan Direksi, Dewan Komisaris memberikan evaluasi atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dilakukan Direksi. Selanjutnya Dewan Komisaris memberikan masukan dan saran serta nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris juga memberikan rekomendasi kepada Direksi, rekomendasi ini menjadi bagian tak terpisahkan dalam meningkatkan strategi Perseroan.

Dewan Komisaris memiliki KPI dalam menjalankan fungsinya, sehingga Dewan Komisaris mampu memantau dan mengontrol aktivitas yang dijalankan oleh Direksi agar tetap dalam kendali dan sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun dan ditetapkan di tahun 2024.

PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA

Dewan Komisaris melihat, industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional juga mengalami pertumbuhan yang baik di tahun 2024. Dalam hal ini, tingkat Prompt Manufacturing Indeks (PMI) industri Kimia4, Farmasi dan Obat Tradisional berada di angka 51,9% dengan nilai ekspor 2024 sebesar USD1,042 miliar di tahun 20245.

Di tahun 2024, IMF memproyeksikan laju pertumbuhan ekonomi dunia 2025 berada pada kisaran 3,3% dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang pada 4,2%. Sedangkan inflasi diproyeksikan dengan median 3,8% untuk negara dan ekonomi berkembang6. Namun, secara nasional, kondisi ekonomi Indonesia akan tetap terjaga di tahun 2025 dengan pertumbuhan sekitar 5,0 – 5,1% dengan tingkat inflasi sebesar 2,5±1% hingga tahun 2025.

Dari sektor industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional, Pemerintah tengah melakukan peningkatan dengan melakukan ekspansi pada industri melalui pembangunan alat kesehatan serta pengembangan obat bahan alam secara mandiri. Didukung dengan upaya Kementerian Perindustrian untuk mewujudkan visi Indonesia Emas dengan menargetkan sektor industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional tumbuh hingga 6,59% pada tahun 2025 dan mencapai 7,59% pada tahun 20297.

Dewan Komisaris optimis bahwa Sido Muncul mampu kembali memberikan kinerja positif untuk menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis di masa mendatang. Hal ini didukung dengan pencapaian bahwa jamu telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO8. Melihat hingga akhir tahun 2024, penjualan terbanyak Sido Muncul berasal dari segmen jamu herbal dan suplemen.

Di tahun 2025, Sido Muncul menargetkan pertumbuhan di atas 10%. Dewan Komisaris berharap prospek usaha dan target Perseroan di tahun 2025 lebih baik atau lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Sehingga diharapkan mampu mewujudkan visi Sido Muncul menjadi Perseroan yang unggul, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, serta tumbuh secara berkelanjutan.

PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Dewan Komisaris berkomitmen menjalankan perannya dengan berlandaskan pada prinsip penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (best practices Good Corporate Governance/GCG). Dalam hal ini, implementasi tata kelola yang baik dijalankan secara berkesinambungan. Tiap-tiap organ Perseroan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan pedoman kerja, dan target yang telah ditentukan Perseroan.

Dewan Komisaris menyadari, dengan tata kelola yang baik mampu menghadirkan dampak positif terhadap kinerja Perseroan di masa mendatang. Dengan demikian, Dewan Komisaris berupaya untuk terus meningkatkan praktik tata kelola dengan penuh tanggung jawab. Sehingga akan dihasilkan kualitas dan hasil yang terbaik terhadap Perseroan.

Di tahun 2024, Sido Muncul mempertahankan kinerja terbaiknya dalam hal operasional dan keuangan. Dewan Komisaris mengapresiasi kinerja yang dilakukan Direksi dalam menjalankan operasional dengan tata kelola yang baik.

  • Pandangan atas Implementasi Sistem Pelaporan Pelanggaran
    Dewan Komisaris menilai bahwa sistem pelaporan pelanggaran yang berlaku di lingkungan Sido Muncul telah berjalan dengan baik. Dewan Komisaris melihat, Direksi telah menjalankan tugas dan tanggung jawab secara bijak, efisien dan transparan.
    Direksi telah melakukan sosialisasi terhadap sistem pelaporan pelanggaran kepada seluruh pemangku kepentingan Sido Muncul. Upaya ini membuahkan keberhasilan dengan tidak terdapatnya kasus pelanggaran yang diterima Perseroan selama tahun 2024.
  • Pandangan atas Implementasi Sistem Manajemen Risiko
    Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi melakukan tata kelola atas manajemen risiko Perseroan dengan baik. Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan identifikasi terhadap risiko yang mungkin akan terjadi terhadap Perseroan. Selain itu, Sido Muncul juga telah menyusun langkah strategis terhadap risiko, sehingga diharapkan operasional Perseroan dapat berjalan dengan efektif, efisien dan berkelanjutan.
  • Penilaian atas Kinerja Komite Pendukung di bawah Dewan Komisaris
    Di tahun 2024, Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Dewan Komisaris mengapresiasi peran Komite pendukung dalam memberikan masukan dan saran terhadap pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS

Di tahun 2024, terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris Perseroan. Informasi perubahan komposisi Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Tabel Komposisi Dewan Komisaris tahun 2024

Periode 01 Januari – 15 Mei 2024

Nama Jabatan
Jonatha Sofjan Hidajat Komisaris Utama
Johan Hidayat Komisaris
Sigit Hartojo Hadi Santoso Komisaris
Lindawati Gani Komisaris Independen
Dr. Mohammad Adib Khumaidi Komisaris Independen

May 15, 2024 - December 31, 2024

Nama Jabatan
Jonatha Sofjan Hidajat Komisaris Utama
Johan Hidayat Komisaris
Sigit Hartojo Hadi Santoso Komisaris
Venancia Sri Indrijati W* Komisaris
Lindawati Gani Komisaris Independen
Dr. Mohammad Adib Khumaidi Komisaris Independen

*) Diangkat sebagai Komisaris berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Mei 2024

PENUTUP DAN APRESIASI

Melalui laporan ini, Dewan Komisaris berharap para pemegang saham dan pemangku kepentingan dapat mengetahui dan memahami kondisi kinerja Perseroan selama tahun 2024.

Dewan Komisaris mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Direksi atas kinerja baik yang diberikan kepada Perseroan. Direksi mampu memberikan kinerja positif bagi pertumbuhan operasional dan keuangan Sido Muncul di tahun 2024. Dewan Komisaris berharap, kinerja baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga Perseroan mampu menjaga dan mewujudkan keberlanjutan bisnis di masa mendatang.

Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan oleh seluruh insan Sido Muncul dalam memberikan kinerja terbaik untuk Perseroan. Dewan Komisaris berharap, kinerja baik yang diberikan, mampu dipertahankan dan ditingkatkan di kemudian hari.

Dewan Komisaris juga mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan. Dewan Komisaris berharap Sido Muncul dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam hal pemenuhan nilai dan manfaat kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan Perseroan.

Dewan Komisaris berharap Sido Muncul dapat meningkatkan kualitas untuk meraih kinerja baik di tahun mendatang. Sehingga diharapkan Sido Muncul mampu mewujudkan tujuan yang sejalan dengan visi, dan menjaga keberlangsungan bisnis Perseroan yang berkelanjutan di masa depan.

1 Internasional Monetary Fund (IMF), World Aconomic Outlook: Update Global Growth Divergent and Uncertain, Januari 2025
2 Badan Pusat Statistik (BPS), Berita Resmi Statistik, No. 17/02/Th. XXVIII, 5 Februari 2025
3 Bank Indonesia, Laporan Perekonomian Indonesia 2024, 22 Januari 2025
4 Bank Indonesia (BI), Prompt Manufacuring Index (PMI) Bank Indonesia, Triwulan IV - 2024
5 Badan Pusat Statistik (BPS), Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri:Ekspor Desember 2024
6 Internasional Monetary Fund (IMF), World Aconomic Outlook: Update Global Growth Divergent and Uncertain, Januari 2025
7 Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, pada https://www.gpfarmasi.id/detailpost/kemenperin-targetkan-sektor-kimia-farmasi-dan-tekstil-tumbuh-6-59-di-2025
8 Kemdikbud RI, https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2023/12/budaya-sehat-jamu-warisan-budaya-takbenda-wbtb-indonesia-diinskripsi-ke-dalam-daftar-wbtb-unesco